Masalah umum yang terjadi pada Windows :
Windows Desktop Blank pada Startup
Jika suatu kondisi membuat Windows desktop kita mengalami blank alias layar hitam. Untuk memperbaikinya jalankan Task Manager dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Delete. Jalankan explorer.exe dengan cara menekan tombol New Task pada Tab Application dan klik Ok.
Windows Tidak Mau Booting
Ketika Windows tidak mau melakukan booting untuk masuk ke system, langkah yang dapat dilakukan adalah menggunakan Safe Mode. Cara masuk ke safe mode yaitu pada saat pertama kali booting tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Safe Mode. Kemudian pilih Last Known Good Configuration. Windows akan mengembalikan konfigurasi pada saat komputer belum terjadi trouble.
DVD DRIVE Tidak Terbaca
Drive CD/DVD ROM tidak terbaca di Windows Explorer, langkah yang dapat dilakukan adalah masuk ke registry:
- Klik Ikon Start Menu kemudian ketikkan regedit. Lalu Enter
- Cari folder HKEY_LOCAL_MACHINE\ SYSTEM\ CurrentControlSet\ Control\ Class
- Cari tulisan UpperFilters dan LowerFilters, hapus keduanya kemudian Restart Windows.
- Software Lama Tidak Berjalan
Jika menggunakan Windows 7 dan ada program lama yang tidak bisa berjalan pada Windows 7 itu maka gunakan bantuan fitur Compability Mode.
Klik kanan pada Program lama tersebut > pilih Properties. Kemudian centang pada bagian Run this program in compatibility mode for Lalu pilihlah jenis OS yang pernah digunakan.
Terkena Virus/Malware
Hal-hal yang dapat untuk mengatasi masalah virus/malware pada komputer adalah
- Gunakan antivirus dan anti malware, spyware seperti Anti Virus yang terdapat pada Windows adalah Microsoft Security Essential.
- Lakukan updating Anti Virus dan scan komputer.
Defragmentasi Hard Drive
Untuk membantu kinerja hardisk gunakan Defrag/Defragment.
Defrag/Defragment merapihkan file-file yang berada dalam hardisk ke dalam sektor di hardisk sehingga file-file tersusun secara urut dan alokasinya tidak berantakan.
Mengatasi Berbagai Masalah di Windows 10 dengan Tool Troubleshooters
Tool troubleshooter sendiri adalah software yang bekerja dengan melakukan diagnosa terhadap masalah yang dihadapi, serta melakukan perbaikan (jika memungkinkan) atau memberikan suggest mengenai apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Untuk melakukan troubleshooting manual/memberi perintah apa yang harus dilakukan Tool tersebut dengan cara :
- Buka Settings.
- Navigasi ke Update & Security – Troubleshoot.
- Pada panel kanan, kamu dapat memilih tool troubleshooter berdasarkan masalah yang dihadapi saat ini.
Mempercepat Kinerja Windows 10
Penyebab laptop windows 10 menjadi lemot karena terlalu banyak program atau aplikasi yang terpasang. Sehingga menyebabkan performa pada komputer menjadi lambat, hal ini pun dapat diatasi dengan cara menghapus file-file sampah yang tidak berguna dan aplikasi yang tidak digunakan lagi pada komputer. Adapun cara lain untuk mempercepat kinerja atau performa pada windows 10 dengan:
Bersihkan Registry
- Seringnya melakukan install dan uninstall aplikasi membuat harddisk menjadi penuh akan registry file.
- Laptop penuh dengan registry yang tidak terpakai, sehingga dapat menyebabkan lambatnya sistem bekerja.
- Membersihkan registry merupakan salah satu cara untuk mempercepat kinerja Windows gunakan registry cleaner yang terpercaya dan gratis. Salah satunya adalah Auslogics.
- Registry Cleaner, sebuah aplikasi yang dapat menghapus entri yang tidak benar secara aman dan efektif, serta mudah digunakan.
Nonaktifkan Program Yang Berjalan Saat Startup
- Salah satu penyebab Windows 10 terasa lamban adalah karena banyak program yang berjalan secara otomatis ketika PC baru dinyalakan.
- Hentikan penggunaan program-program yang jarang atau tidak pernah agar PC berjalan lebih cepat.
- Buka Task Manager dengan cara menekan Ctrl+Shift+Esc atau klik kanan di sudut bawah layar dan pilih Task Manager.
- Klik tab Startup, maka akan terlihat daftar program dan layanan yang diaktifkan saat startup.
- Klik kanan dan pilih Disable untuk menonaktifkannya.



0 comments:
Posting Komentar