:::: MENU ::::

Universitas Indo Global Mandiri / Kota Palembang

  • Pengenalan Dasar Komponen PC

  • Pengertian Keamanan Komputer

  • Tunggu Update Selanjutnya :D

 Keamanan Web Sistem

Chapter 9

    Web server adalah sebuah software (perangkat lunak) yang memberikan layanan berupa data. Berfungsi untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien melalui web browser (Chrome, Firefox). 
Web Server memiliki peran dalam memproses berbagai data yang diminta oleh klien (web browser). Kemudian ia memberikan hasil atau jawaban berupa dokumen, video, foto, atau beragam bentuk berkas lainnya. Pengamanan Web sistem adalah sebuah upaya untuk melindungi dan menjaga website dari serangan virus maupun hacker yang terkoneksi melalui sebuah jaringan.

Jenis - Jenis Web Server

- Apache open-source
- NginX open-source
- IIS (Internet Information Services) 🡪 Proprietary Microsoft
- Lighttpd open-source
- Sun Java System Web Server
- Zeus Web Server

Apache
Web server yang populer dan paling banyak digunakan kebanyakan orang. Apache didesain guna mendukung penuh sistem operasi UNIX. 
Apache juga memiliki beberapa program pendukung sehingga memberikan layanan yang lengkap, seperti PHP, SSI dan kontrol akses.
Nginx
Nginx mampu melayani segala macam permintaan, seperti request pada dengan tingkat kepadatan lalu lintas atau traffic yang sangat padat. Nginx memang lebih unggul dari segi kualitas, kecepatan, dan dalam hal performanya.
Nginx memiliki banyak kelebihan dalam hal fitur, di antaranya URL rewriting, virtual host, file serving, reverse proxying, access control, dan masih banyak lagi.
IIS (Internet Information Services)
Web server IIS (Internet Information Services) merupakan proprietary Microsoft yang digunakan dalam sistem operasi server Windows mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003 sampai Windows Server 2019.
Bekerja pada jenis protokol seperti DNS, TCP/IP, atau beragam software lainnya yang berguna untuk merangkai sebuah situs.
Lighttpd
Lighttpd adalah server web yang dirancang agar cepat, aman, fleksibel, dan sesuai dengan standar dioptimalkan untuk lingkungan di mana kecepatan sangat penting dan mengkonsumsi lebih sedikit CPU dan RAM daripada server lain.
Merupakan perangkat lunak gratis dan didistribusikan di bawah lisensi BSD.
Sun Java Web Server
Web server yang kerap digunakan dalam pengembangan aplikasi web J2EE buat Sun Microsystem yang juga membuat Oracle. Sun java web server adalah aman dan mudah dalam penggunaan, perangkat lunak infrastrukstur yang canggih, gratis tanpa biaya apapun.
Zeus
Server web proprietary untuk unix dan platform seperti solaris, linux. Web server ini dikembangkan oleh zeus technology.


Cara Kerja Web Server
Pertama, USER/pengguna yang akan mengakses suatu website berupa URL melalui WEB BROWSER (yaitu media untuk menuju URL yang diakses) lalu WEB Browser tersebut mengirimkan permintaan/ request berupa HTTP REQUEST kepada WEB Server melalui layer-layer TCP/IP. Kemudian WEB Server memberi WEB FILES yang direquest jika ada. WEB FILES yang telah diberikan tadi tidak langsung ditampilkan begitu saja, namun WEB Server memberikan respon kembali ke WEB BROWSER melalui HTTP RESPONE yang juga melalui layer-layer TCP/IP. Dan Terakhir Web file yang di terima oleh WEB Browser, dan kemudian dikirmkan kepada USER berupa DISPLAY.

Ancaman Pada Web Server
    Ancaman terhadap server web biasanya berasal dari penolakan layanan, akses yang tidak sah, pembuatan profil, eksekusi kode acak, penyalahgunaan hak istimewa dari virus, trojan, dan sebagainya. Berikut ancaman - ancaman pada web server.

Web Deface
Adalah serangan yang dilakukan untuk mengganti visual (tampilan) dari sebuah website. Web Deface ada 2 yaitu Full dan Sebagian
Full : Mendeface/Merubah satu halaman penuh tampilan depan alias file index.
Sebagian : Tidak secara penuh, misalnya menampilkan beberapa kata atau gambar, atau penambahan script-script yang mengganggu.

Perubahan Data Pada Server
Ancaman Web server satu ini terdapat 2 macam yaitu : 
Langsung : Akses fisik ke server yang ada. Biasa dilakukan oleh pihak internal, dan ada korelasi dengan akses menuju ruang server, dan akses ke server yaitu mengetahui username dan pasword login.
Remote / Jarak Jauh : Melalui CGI, dan eksploit data di database (SQL injection, XSS, dll)

Penyadapan Informasi
Untuk memperoleh data-data penting yang keluar masuk kedalam server web, misalnya data login (user, password)
Metode yang digunakan :
- URLWatch.
Metode melihat siapa dan mengakses apa saja pada web yang disadap.
- Sniffing.
Penyadapan yang dilakukan menggunakan jaringan internet dengan tujuan utama untuk mengambil data dan informasi.

Denial of Service (DoS)
Menghabiskan resource (RAM, Processor, kemampuan ethernet) yang dimiliki oleh web server sampai tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar dengan cara membanjiri web server dengan trafik tinggi.
DoS ada 3 macam yaitu:
- Traffic Flooding
Membanjiri traffic jaringan dgn banyak data, sehingga traffic dari pengguna tidak dapat masuk.
- Request Flooding
Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah host service, sehingga request dari pengguna tidak dapat dilayani.
- Communication Disturbance
Mengganggu komunikasi antara host dan kliennya. Misalnya mengubah informasi konfigurasi sistem, atau bahkan perusakan fisik terhadap komponen web server.

Menjaga Keamanan Web Server
Menjaga keamanan pada web server dapat dilakukan dengan hal - hal berikut.
- Nonaktifkan layanan 
Matikan semua layanan yang tidak dipakai & noanaktifkan.
- Amankan akses secara remote
Menggunakan koneksi VPN atau protokol terenkripsi (SSH).
Bisa juga dengan membatasi IP.
- Server eksperimen vs Server produksi
Gunakan server web berbeda untuk kepentingan pengembangan dan untuk kepentingan produksi.
- Tetapkan hak akses 
Menetapkan hak akses bagi akun tertentu yang menjalankan layanan tertentu.
Membatasi akses anonymous user yang mengakses web server, aneka file aplikasi web, serta database.
- Pasang patch secara teratur
Aktivitas hacking bisa terjadi karena para penjahat memanfaatkan lubang dari software yang belum diperbarui.
- Pantau dan periksa server
Memantau semua log aktivitas jaringan, akses ke web server, database server,dan sistem operasi.
Waspada terhadap aktivitas mencurigakan.
- Gunakan scanner untuk memeriksa port terbuka
Gunakan tools untuk melakukan pemeriksaan terhadap keamanan port dalam server, seperti NMAP.
- Gunakan layanan content delivery network (CDN)
CDN “menyerap” serangan DDoS via penyebaran serangan ke berbagai mesin yg berada dalam jaringannya.
- Ikuti berita terbaru
Mengikuti aneka informasi dan berita untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang issue keamanan dan tools pengaman yang tersedia atau aneka potensi serangan terbaru.

Menggunakan Audit Server, Audit Database, Audit Aplikasi dan CMS
- Audit Server 
Memperbarui PHP dan MySQL.
Menginstall security update terbaru.
Mengamankan traffic jaringan.
Menggunakan FTP yang lebih aman.
Melakukan backup.

- Audit Database 
Menyaring input pengguna.
Membatasi akses database.
Menggunakan SSL (Secure Socket Layer).

- Audit Aplikasi dan CMS
Update CMS.
Menggunakan Captcha.
Memakai password yang kuat.
Membatasi permintaan login.
Nonaktifkan debugging.

CHAPTER 9 

MONITOR DAN TROUBLESHOOTING MONITOR

    Monitor adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan hasil proses dari komputer dalam bentuk teks, gambar, ataupun video secara visual. Dalam hal ini monitor berperan sebagai perangkat output penyusun sebuah komputer dan sebuah komputer takkan bisa digunakan jika monitornya tidak ada. Itulah alasan mengapa monitor dianggap sangat penting dalam sebuah komputer.

    Fungsi dan peran monitor untuk menampilkan semua data hasil proses baik itu teks, gambar, atau video yang berasala dari hasil proses. Semua monitor memiliki resolusi yang berbeda – beda dalam menampilkan gambar yang dihasilkan dari perangkat proses. Misalnya sebuah layar monitor 17 inci memiliki resolusi 1024x768. Inci merupakan ukuran diagonal pada sebuah monitor, sedangkan resolusi merupakan lebar dan tinggi pixel yang akan menentukan kualitas gambar yang ditampilkan pada sebuah monitor.

Jenis-jenis monitor

1. CRT (Chatode Ray Tube)

Monitor ini sering disebut monitor tabung, karena pada monitor ini terdapat sebuah media tabung sinar katoda. Monitor ini bekerja dengan cara memancarkan sinar elektron ke sebuah titik – titik kecil di layar. Monitor ini memiliki konsep kerja yang hampir sama dengan televisi tabung yang berat dan besar namun memiliki harga yang murah.

2. LCD (Liquid Crystal Display)

Monitor ini sudah tidak menggunakan tabung hampa lagi untuk menampilkan gambar tapi sudah menggunakan media cairan kristal. Teknologi ini bekerja dengan cara memancarkan sinar melalui kristal cair lalu dipancarkan secara elektrik yang akan membentuk sebuah panel – panel kecil yang datar.  Monitor ini memiliki resolusi yang lebih tinggi dibandingkan monitor CRT, namun ukuran monitor LCD lebih ramping.

3. LED (Light Emitting Diode)

LED memiliki bentuk yang lebih slim alias ramping daripada monitor LCD.  Monitor jenis ini juga memiliki kelebihan dalam hal konsumsi daya listrik yang lebih sedikit dibandingkan monitor LCD.  Namun monitor jenis ini memiliki harga yang mahal.

4. Monitor Plasma

Pada monitor ini terdapat gas neon yang dialiri listrik yang akan menciptakan pixel. Gas neon ini berada diantara dua plat kaca. Monitor ini memiliki kualitas gambar yang lebih baik karena proses pembuatan gambar dilakukan secara langsung tanpa diuraikan terlebih dahulu.


Mengatasi monitor yang tidak mau menyala

Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.

Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.

Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.

Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.

Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.


Mengatasi monitor yang muncul titik-titik atau piksel-piksel berwarna

Sumber masalahnya adalah pada sirkuit driver video yang berada di dalam monitor. Lakukan pengujian dengan menggunakan osciloscope.

Pada monitor CRT, masalahnya bisa disebabkan oleh fosfor pada tabung katoda, yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna hasil tembakan sinar elektron yang berenergi tinggi. Untuk mengatasinya hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengganti tabung katoda monitor.

Apabila warna monitor yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan dalam jangka waktu lama, besar kemungkinan diakibatkan pada sirkuit video amplifier. Untuk memperbaikinya harus membuka casing-nya, lalu mengencangkan sambungan antara board video amplifier dengan board raster.


Mengatasi monitor menyala, tapi tidak mengeluarkan tampilan

Periksa kabel video yang menghubungkan monitor dengan cpu. Kencangkan baut, jika ternyata masih kendor. Periksa apakah ada pin yang bengkok, luruskan dengan menggunakan  tang atau pinset.

Kemungkinan lain adalah BIOS Motherboard tidak support dan perlu diupdate terlebih dahulu.

Selain itu periksa slot PCIx VGA jika kotor berdebu bersihkan dengan menggunakan contact cleaner/ kuas.

Penyebab lain bisa disebabkan oleh PSU (power supply) yang tidak mampu memberikan daya yang cukup untuk VGA, sehingga tegangan tidak stabil, lakukan penggantian PSU.


Mengatasi monitor seperti berkedip saat digunakan

Permasalahan tersebut terjadi karena ada masalah dengan pengaturan refresh rate pada komputer anda.

Refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik.

Monitor yang memiliki refresh rate yang sangat kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil.

Untuk mengatur refresh rate tersebut, kita harus menggunakan display properties.

Caranya adalah dengan mengklik kanan pada dekstop anda dan lalu memilih properties. Setelah display properties tersebut muncul, pilih menu setting – advance – adapter. Pada bagian tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang akan digunakan. Tekanlah tanda panah untuk pilihan dan pilih optimal.


Mengatasi monitor berkedip–kedip saat digunakan

Ada beberapa penyebab monitor komputer kita bisa berkedip-kedip saat digunakan, berikut penyebab beserta penjelasan cara mengatasinya juga:

1. Refresh rate yang tidak pas

Penyebab utama bisa karena refresh rate yang tidak pas pengaturannya. Baik itu terlalu tinggi atau terlalu rendah, sebaiknya atur sesuai rate yang pas dengan sesuai peforma pc.

2. Resolusi terlalu tinggi

Perhatikan juga peforma pc kita, karna jika kita memaksa maka juga akan berpengaruh pada monitor. Meskipun tidak langsung mengalami kerusakan, tetapi seiring berjalannya waktu akan menunjukan tanda tanda kerusakan seperti ada tanda bintik bintik pada monitor, dan sebagainya. Sebaiknya gunakanlah resolusi yang di recommended langsung dari pc karna resolusi yang di recommended adalah resolusi yang sangat pas.

3. Pasokan daya listrik tidak stabil

Konsumsi daya listrik yang tidak stabil juga dapat menyebabkan layar monitor pada komputer tidak stabil, sangat disarankan kalian untuk menggunakan stabilizer jika mengalami masalah ini atau juga bisa menggunakan ups.

4. Kabel Vga bermasalah

Ini merupakan permasalahan yang cukup sering terjadi, tentu saja karena kabel vga ini merupakan penghubung antara komputer ke layar monitor maka dari itu periksa kembali apakah memang kabel vga bermasalah atau tidak, jika mengalami masalah segeralah ganti dengan kabel vga yang baru.

Dead Pixel adalah bagian pada layar monitor LCD yang tidak dapat menampilkan raster, rendering atau warna (pola) yang semestinya. Atau bagian tertentu di layar monitor yang hanya menampilkan satu warna sesuai dengan kerusakan yang ada. Berikut penyebab layar monitor 'Dead Pixel'

Gangguan pada kabel panel LCD, VGA, atau hardware lain yang mempengaruhi kinerja LCD

Rusaknya transistor atau distribusi cairan yang tidak merata ke dalam kristal cair display LCD

Pixel yang sudah melemah (pemakaian monitor yang sudah lama)

Benturan fisik pada monitor

Jalur IC pada layar monitor yang rusak

Tips menghindari 'Dead Pixel'

Jangan menekan atau menggosokan layar lcd terlalu kuat dengan benda apapun, hal ini bisa menyebabkan rusaknya pixel.

Hindari LCD dari benturan fisik ringan maupun berat dari benda apapun.

Bagi pengguna laptop, jangan meletakkan sesuatu diantara keyboard dengan LCD laptop, hal ini bisa berpengaruh terhadap layar LCD laptop tersebut.

Hindari layar LCD dari air panas, jauhkanlah air biasa maupun yang panas, ini menghindari dari rusaknya layar LCD.

Jika ingin membersihkan LCD, gunakanlah kain berbahan lembut untuk layar LCD dan gosoklah dengan halus. Jangan terlalu kuat dalam membersihkan layar, ini dapat merusak matriks rendering LCD.

Gunakanlah Screevsaver. Menggunakan screensaver mempunyai manfaat lain selain untuk memperindah layar, juga mampu memberikan keamanan pada layar monitor, dimana dengan begitu pixel pada layar monitor selalu menampilkan warna atau pola yang berbeda, hal ini diklaim mampu menjadikan monitor lebih awet karena tidak menampilkan saturasi pixel yang sama secara terus-menerus yang menyebabkan kerja layar monitor menjadi lebih berat.

A call-to-action text Contact us